Links

DPRD Bali Usul Perda Khusus Rabies

In Berita on January 20, 2010 by dprdbali Tagged: , ,

Kapanlagi.com – Rekomendasi DPRD Bali terkait dengan penanganan rabies, sejalan dengan keinginan eksekutif yakni perlunya diterbitkan peraturan daerah (Perda) guna penanganan penyakit menular yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia itu.

“Adanya kesamaan pandangan antara eksekutif-legislatif, Perda untuk penanggulangan rabies di Bali diharapkan segera dapat terwujud,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Putu Suardhika di Denpasar, Jumat (4/12).

Ia mengatakan, dengan terbitnya Perda penanggulangan rabies berarti upaya penanganan terhadap penyakit menular di Bali itu akan menjadi selangkah lebih maju.

“Terbitnya rekomendasi DPRD Bali itu mengindikasikan telah terbangun komunikasi yang harmonis antara eksekutif-legislatif dalam membangun Bali yang jauh lebih baik ke depan,” katanya.

Kesamaan persepsi dan cara pandang itu sangat penting, karena mampu memberikan kemudahan dalam menanggulangi penyakit rabies secara tuntas.

“Kondisi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap masyarakat internasional untuk tetap menjadikan Bali sebagai daerah tujuan wisata yang aman dan nyaman,” harap Putu Suardhika.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Bali Ir Ida Bagus Alit dalam kesempatan terpisah menjelaskan, pihaknya segera akan melakukan sensus anjing, guna mengetahui secara pasti populasi binatang piaraan masyarakat tersebut.

Pendataan anjing tersebut, sekaligus untuk mengetahui pemiliknya yang harus bertanggung jawab terhadap kelangsungan binatang itu.

Sensus anjing itu akan dilaksanakan dalam waktu dekat, menyusul diterapkan Perda tentang penanggulangan rabies yang kini sedang dalam pembahasan DPRD setempat.

“Lewat sensus anjing sesuai Perda penanggulangan rabies, diharapkan mampu memudahkan petugas dalam mengatasi anjing-anjing liar di jalanan yang selama ini tidak jelas pemiliknya,” ujar Ida Bagus Alit.

Populasi anjing di Bali kini diperkirakan 408.673 ekor, tidak termasuk yang telah dieliminasi yang mencapai 26.680 ekor.

Dari populasi tersebut, yang baru divaksinasi anti-rabies (VAR) tercatat sekitar 32,23%, kata Ida Bagus Alit. (ant/meg)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: